Hujan dipagi hari, sudah dua hari sang langit menangis dipagi hari.
Hawa dingin menyebar, mungkin ada beberapa orang yang berat untuk beranjak dari tempat tidur dan sedikit malas untuk beraktifitas. Menarik selimut kembali, ya itu bisa jadi obat dipagi hari.
Terlintas beberapa senyuman dan itu seperti penghangat dan pemberi semangat untuk menjalan aktifitas dipagi hari.
Dalam perjalanan menikmati indah langit, rasa tenang menikmati warna biru dan luasnya langit memberikan ketenangan. Imho warna biru emang selalu memberi ketenangan X)
Sayangnya birunya langit dua hari ini mendung. Yang terlihat hanya awan mendung dan kabut disepanjang jalan.
Sedangkan kabut memberikan kesan samar, tanda tanya, menimbulkan rasa ingin tahu dan dalam pikiran saya ada apa dibelakang kabut tersebut ???
Selain itu setelah hujan mungkin beberapa orang berharap melihat pelangi. Pemandangan yang bisa dinikmati setelah hujan reda. Seperti secercah harapan yang muncul setelah mendung.
Tapi untuk melihatnya lagi tentu saja menunggu hujan datang dan hujan itu reda.
Apakah melihat pelangi itu hanya kesenangan sesaat, dan saat pelangi itu menghilangan kesenangan itu akan hilang juga? dan untuk bisa menikmati keindahnya lagi harus menunggu?
Pertanyaan yang ada dan ga bisa dijawab.
Daripada bingung bingung dengan pertanyaan tersebut lebih baik bersyukur sudah merasakan keindahan alam tersebut, dan berharap akan merasakannya kembali?
Heum.... senyuman orang orang terdekat dipagi hari terasa indahnya dengan pemandangan pelangi yang datang tanpa bisa kita duga.
oke itu bukan curhat ya XD
Saya jadi ingat kembali obrolan dengan seorang teman.
Oke tapi ga sebut namanya ya, ga sebuk merek deh :))
Obrolan itu membahas tentang cara berpikir untuk selalu mencoba berpikiran positif, dan mengesampingkan yang negatif.
Mencoba berpikir baik tentang sesuatu hal :) Contohnya ya hujan, diakhir hujan akan ada pelangi.
Kenapa harus mengeluh saat turun hujan? Kenapa ga mencoba melihat hujan dari sisi baiknya XD
Obrolan tersebut, hujan dan pelangi mengingatkan saya kepada sebuah buku yang didalamnya membahas menata Pikiran, bagaimana kita menata pikiran kita.
"ketika seorang menganggap dirinya berhasilnya, menganggap dirinya gagal, menganggap dirinya kecewa, atau menganggap dirinya susah, maka tuhan akan mengirimkan pikiran itu kepada dirinya. if you think you can, you can. if you think can not, you can not. Kalau anda berpikir bisa, Anda pasti bisa. Tapi kalo anda berpikir sudah tidak bisa, maka anda tidak bisa."
Seperti itu yang ada dibuku tersebut :p
Tulisan ini untuk mengingatkan saya tentunya dan syukur2 kalo ada yang baca :))
Bukannya dengan membaca, kemudian menuliskannya akan lebih mudah diingat.
Tapi diingat saja tentu saja kalo ga di amalin percuma XD
Berbicara lebih mudah daripada melaksanakan.
tetapi diam tidak lebih baik daripada mencoba walaupun gagal. :))
mari selalu berpikiran positif dan saat kau berpikir bisa pasti bisa 8-)
Rabu, 05 Desember 2012
Hujan, Pelangi dan Berpikir Positif
10:26
No comments







0 komentar:
Posting Komentar