Oke judulnya jangan sampai salah baca ya...
Sendal yang tertukar bukan sinet yang berbau tertukar, tapi sudahlah saya tidak membahas sinet disini lagian saya juga tidak suka :))
Kembali ke sendal yang tertukar...
Sabtu 13 oktober 2012
Seperti biasa weekend saya masih bekerja, kenapa harus dimulai dari sini?
Ya karena semuanya menyambung menjadi satu :))
Pagi di hari sabtu, sebelum berangkat ke mabes saya menyelesaikan beberapa tugas luar.
Ternyata ga yang seperti saya duga, saya harus kebeberapa tempat.
Oke itu cukup membuat saya kelelahan.
Selain kelelahan ditambah juga sedikit pusing, ayolah cuaca diluar panas. Panasnya pasti membuat pantat ada menjadi ... eh maksudnya kepala anda pusing, apalagi saya harus menempuh sukabumi - cibadak. Jarak yang ga terlalu jauh emang.
Tapi kembali lagi ke cuaca diluar dan perjalanan ah pasti gerag nih di sauna colt. pada saat itu jam menunjukkan pukul 10.30 kurang lebih sih, akhirnya meluncur kembali ke mabes....
Siang hari dimabes, setelah memberikan sedikit laporan.
Ngaso dikit gpp dong apalagi beberapa saat lagi saya harus cusss lagi keluar.... olalalalala sang matahari masih bersemangat dengan panasnya.
Oke matahari bukan penghalang, eh tapi di mabes masih ada yang harus dikerjakan loh.
Ah saya pikir hari ini terasa melelahkan.
Sayang seribu sayang kita bisa membagi tubuh :))
Cerita punya cerita kerjaan di mabespun beres.
Tanda tangan sudah didapat, dan saya pun sudah siap berangkat dengan pedenya.
Tidak sampai 7 tahun kemudian, tapi paling lama 45 menit.
Saya sudah sudah sampai di tempat yang saya tuju....
Tapi apa saya yakin sampai disana ada yang kelupaan?
Ah ya pijakan kaki, kenapa terasa ringan?
Hmmppp awalnya emang hari itu saya memakai sendal gunung yang setia menemani.
Nah kenapa terasa lebih ringan dari biasanya?
Cobalah tengok ke bawah nak? Mungkin apabila ada yang mengucapkan itu saya akan tertawa.
Ah iya itu si sendal... kenapa saya ga memakai sendal gunung itu, kenapa saya memakai sendal yang biasa saya gunakan didalam mabes.
Hmmppp... balik lagi? Ah sudahlah saya sudah terlalu lelah kembali ke mabes untuk sekedar menukar sendal.....
Mungkin darisana bisa terlihat setiap orang bisa lupa :p
Apalagi dengan kondisi kelelahan...
Sedikit pembenaran untuk alasan sendal yang tertukar menutup tulisan kali ini.







0 komentar:
Posting Komentar